KECERDASAN BUATAN _PERTEMUAN 12,13,14,

 

KECERDASAN BUATAN 

informatika B 2018

PERTEMUAN 12,13,14,15

 

Bilnd Search

*Searching maksudnya adalah memilah-milah atau mencari informasi yang tepat untuk kita simpan dan gunakan, mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan. 

• State Spaces (ruang kondisi) 

Tahap pertama agar dapat memerintah komputer melakukan sesuatu, harus memodelkan dunia nyata/mengkodekan real life nya kedalam sintaks yang diketahui oleh komputer, menyelesaikan masalah dengan mengeksplorasi ada berapa banyak kondisi yang mungkin terhadap real life tersebut. Kemudian bagaimana mengubah suatu kondisi ke kondisi lain sampai menemukan kondisi solusi proses nya adalah searching. 

• Operasiset

Selain mengkode real life menjadi state spaces kita juga harus mengkodekan urutan-urutan proses nya apa saja yang bisa dilakukan oleh komputer. 

• Search-Based Application

Mencari modeling suatu masalah

 > Searching Algoritma

     •> Blind Search

     •> Heuristic Search

• Search Space (ruang pencarian) 

Dikokulasikan berdasarkan:

 > Branching factor (b) : Rata-rata dari suatu state akan memiliki berapa anak biasanya akan ditentukan dari beberapa operasi yang mungkin, makin banyak Branching factor makin berat algoritma. 

1. Breadth-First Search (BFS) 

Mengeksplor neighbor nodes mengunjungi node tetangga sebelum masuk ke level berikutnya. 

> First-in-First-out : Algoritma nya menggunakan Q. Algoritma nya memasukkan sel set kedalam Q kemudian di looping selama Q nya belum hasil ambil state baru pertama kemudian bangkitkan semua kemungkinan anak-anak nya dan masukkan lagi ke Q nya, diulangi hingga akhir state yang keluar dari Q itu adalah state solusi. Dengan S di gunakan agar state nya tidak berputar. 

2. Depth-First Search (DFS) 

•> DFS Algoritma : tidak memiliki suatu kontiner untuk menyimpan node apa saja yang sudah dikunjungi. 

•> DFS Performance

    a. Tidak komplit

    b. tidak optimal

    c. Time complexity = O(b^m) 

    d. Space complexity = O(bm) 

3. Depth-limited Search (DLS) 

•> DLS Algoritma

•> DLS Performance

    1. Komplit

    2. Tidak optimal

    3. Time complexity = O(b^l) 

    4. Space complexity = O(bl) 

4. Interactive-Deepening Search (IDS) 

Menggabungkan BFS dengan DFS/DLS maka akan komplit, optimal namun low space complexity. Time complexity nya excalated

•> IDS Algoritma

•> IDS Performance 

5. Uniform Lost Search (UCS) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas kecerdasan Buatan

KECERDASAN BUATAN _ PERTEMUAN 4,5,6,7